You are currently browsing the category archive for the ‘Uncategorized’ category.

Ada beberapa type kontester; ada yang serius banget, jauh hari udah persiapan, kondisi propagasi pada hari-H dipelajari, band mana dan beaming ke arah mana yang akan menambah perolehan score, dll diperhitungkan dan direncanakan.

Type lain, termasuk saya pribadi, dgn melihat time-managemen keluarga kayaknya udah nggak mampu sebegitu serius-nya. Jadi-nya masuk-lah ke kategori non-serious contester; yang penting heppy, dan menikmati suasana kontes.

Kalau sempat di-pile-up itu bonus saja, seperti dapat sertifikat kayak di bawah anggap saja sebagai apresiasi diri…

Yang penting heppy nda…

#5 Oceania, #5 Indonesia, Single-Op Assisted 20M band

#1 Oceania, #1 Indonesia, Tribander/Single Element

Ada layanan award gratis dari Paolo Corsetti, IK3GER, salah satu-nya adalah Worked IARU Countries award yang terbagi atas 3 Region IARU; dan terdiri atas 2 class dengan masing-masing persyaratan.

Prosedur/rules-nya cukup mudah, unduh saja file exel-nya terus isi data QSO: stasiun worked, date, time, band dan mode.

Paling mudah ya ambil saja data dr LoTW dan pakai filter berdasarkan country worked-nya.

Kalau sudah lengkapi exell-nya dan kirimkan ke Paolo, dalam 1-2 hari award file akan dikirimkan.

Mau coba? Monggo…search aja IK3GER.

IO-86, sebuah satellite punya negeri sendiri, Lapansat-A2 sebenarnya sudah mengudara lama, dan dilengkapi dgn payload amatir cross-band VHF/UHF.

Mungkin faktor antena kali ya, karena 3 tahun yang lalu belum punya antenna analyzer di rentang UHF/VHF.

Sebagai bagian roadmap ke EME rasanya kebutuhan analyzer ini sudah mendesak. Akhirnya didapatkan Surecom SA-250.

Akhirnya dimulailah menggarap moxon yagi dual band antenna yang secara praktis simple membuat dan aligning matching-nya.

Dengan bahan batang aluminum, pipa conduite dan tee jadilah Moxon-Yagi dual band.

Setelah terpasang, dengan sedikit alignment spasi elemen moxon-nya didapatkan swr yg pas sesuai desain-nya.

Saya mengcopy modifikasi-nya George Smart.

Cukup flat di working frekuensi-nya IO-86.

Nah, selepas kerja kebetulan lihat prediksi kayaknya pass malam ini cukup bagus.

Gimana hasil-nya?

Silakan dilihat di sini https://youtu.be/6T2k1LKZgeg

See you on the bird for next pass…

Terkadang diperlukan barang dari pihak ketiga untuk mempercantik sebuah produk. Jam tangan misal-nya, strap bawaan aseli-nya mungkin standar-standar saja dan kurang memberikan nilai lebih (‘cakep’).

Nah, kebetulan ada G-Shock GG-1000 warna hitam bezel-nya namun strap bawaannya warna military hijau, namun kok rasanya standar saja. Dipikir pikir karena Mudman identik dengan ketangguhan ‘military’ gimana kalau strap diganti dengan yang bernuansa military juga?

Pilihan strap tertuju pada type Nato-Zulu Strap.

Langsung dah cari di olshop.

Nah, untuk menggunakan Nato/Zulu strap G-shock harus dipasang dulu dengan adapter untuk memasukkan strap ke body jam-nya.

Mulai-lah operasi melepas strap aseli bawaan dan simpan di tempat yang aman, eh siapa tahu suatu saat pengin dipakai lagi.

Pasang adapter, kunci dengan lugs bawaannya dan masukkan strap ke celah pada adapter, udah selesai dan si Mudman sudah tampil lebih kece dengan military strap….

Mau coba? Monggo….

#4 Indonesia untuk Single-op, LP 40m Assisted…jelas #akurapopo

Menyambung postingan sebelumnya, FT857D tidak dilengkapi dengan internat ATU/Automatic Tuner Unit makanya harus dicadangkan untuk investasi tuner.

Sebenarnya ada tuner yang dedicated untuk transceiver Yaesu seri FT-5x7D dari LDG electronics, semisal YT100, namun kebutuhan tuner bisa multi transceiver, kategori zero power yg tidak terlalu besar disipasi daya transceiver untuk proses tuning-nya.

Beberapa alternatif misal-nya tuner dr MFJ namun kayaknya dari beberapa reviewer ham terekomendasi ke produk LDG.

Jadilah order Z-11ProII ke gigaparts via jastip usa2indo.

Praktis kuranglebih 3 minggu dr order dan pembayaran barang sudah diterima dengan baik.

Serasi emang disandingkan dengan FT857D.

Sudah dari dulu kepingin punya transceiver ultra compact yang bisa dijinjing dan dibawa portable kemana-mana.

Awalnya melirik FT817ND yang termasuk QRP/low power 5 Watt, namun ternyata produk-nya sudah diskontinyu dan digantikan oleh FT818 seri.

Kenapa ultra-compact? Ya karena melingkupi all band dan allmode dr range 70cm sampai 160m tentu saja juga 6M dan sedikit trick bisa bekerja di 60M sesuai permen kominfo yang terbaru.

Gimana tuner-nya khan 857D nggak dilengkapi dengan tuner? Keep calm ya….

Nantikan posting berikutnya.

Kali ini seri lain dr ARRL DX contest, njajal ikutan di phone dan band 40m, jhahhahhahha….

Cukup berat di kategori phone, tetapi #akurapopo

Satu kontes lagi yang klasik, dan populer, mungkin karena di-manage oleh ARRL.

Lumayan masih dapat slot, #1 Indonesia, #3 Oceania

Lumayan, Alhamdulillah masih dapat jatah di slot yg semakin padat.

Ikutan di kategori SO Assisted Low Power 15m dan kategori overlay Tribander element.

Keyword-nya hanya satu #akurapopo

Me Myself

Last My tweet

Free counters!

Ubuntu+Ham

The Ubuntu Counter Project - user number # 23986

Blog Stats

  • 66,213 hits

Archives

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers

The Guest

Visitor Clusters

iklan nih

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});