You are currently browsing the category archive for the ‘Online’ category.

Bermula dari tulisan di laman eham.net jadinya rada penasaran juga untuk mecoba layanan LOTW dari ARRL, di samping rasanya cukup menantang melihat award statistik dari Logger32 untuk mode digital/rtty.

Rasanya cukup menantang pula untuk aplikasi DXCC di segmen RTTY; dan nampaknya di YB-land juga nggak terlalu banyak yang apply dxcc mode rtty/digital.

Okelah. Sesuai dengan instruksi yang diberikan dalam bentuk format .pdf rasanya cukup mudah untuk mengaplikasikan LOTW.

Untuk mengguanakan layanan ini cukup menempuh 6 (enam) buah langkah/step; sila tengok ke sini. Langkah yang utama adalah mengunduh dan menginstall TQSL (Trusted QSL) yang terdiri atas dua program TQSL Certificate dan TQSL.

Langkah berikutnya adalah meminta/request certificate untuk callsign yang kita punyai dengan menggunakan TQSL Certificate dan akan terbentuk file misal YB2ECG.tq5, nah file TQ5 ini perlu dikirimkan via email ke lotw-logs@arrl.org. Langkah berikutnya adalah mengirimkan dokumentasi via pos/surat ke ARRL yang berupa fotocopy IAR dan dokumen yang lain semisal KTP/SIM.

Sampai tulisan ini terbentuk saya pribadi masih menunggu kiriman email yang berisi balasan dan lampiran file YB2ECG.TQ6 yang berupa certificate untuk aktifasi langkah berikutnya.

Apakah fungsi LOTW?, yang pasti adalah digunakan untuk aplikasi award yang dikeluarkan oleh ARRL; sampai hari ini valid untuk aplikasi DX-CC (DX-Century Club),  WAZ (Work All Zone) dan VUCC (VHF/UHF Century Club) secara elektronik/digitalize tanpa perlu verifikasi QSL card secara riel (walau LOTW ditujukan tidak untuk menggantikan kartu QSL).

Kepingin aplikasi DXCC dan WAZ secara elektronik dan relatif cepat proses-nya? Cobalah LOTW!

Advertisements

Dear pembaca, wuih, keren…..barusan mencoba PTR yang bagiku relatif baru. Ya, PTR, Pay To Review, biasalah mencari duit receh via nge-blog.

Jadi jangan kaget kalau nanti ke depan, blog ini akan berisi beberapa review untuk mendapatkan recehan dollar.

Advertise with my Blog
advertise on blogs

Pagi ini, Jum’at pagi seperti biasanya adalah jatah B2W yang dosis-nya dua kali seminggu (selain Rabu). Kebetulan pula minggu kemarin sempat absen karena pekerjaan OB di kompeni menungguin juragan sampai pulang malam.

Nah, sebagai seorang yang menganggap diri-nya gadged-freak, mumpung punya handset baru, blackberry, perlu di-explore lebih lanjut performance-nya. Dan yang mendapat giliran adalah performance tracking device dengan fitur GPS-nya.

Software yang terpasang di handset adalah Endomondo, sila download di sini. Endomondo bisa berjalan di atas smartphone dan nggak terbatas pada blackbery.

Nah, jadilah track pagi ini dari QTH: OI52fx ke Sam Po Kong. Dan kalau dilihat dari track-nya banyak informasi yang diperoleh antara lain : track, speed, dan kontur serta tentu saja dengan statistik track.

Kalau dibandingkan dengan Google Earth plus data dari gps (semisal garmin) kelihatannya track-ing dengan Onyx-II lebih presisi. Tidak ditemukan track yang bergeser seperti pengalaman menggunakan trip-log-nya Nuvi 205W yang digabungkan dengan Google earth 😀

Anda punya smartphone yang terintegrasi dengan GPS dan suka dengan tracking workout silakan pergunakan Endomondo! Daj kalau punya account di facebook silakan sharing workout Anda ke jejaring sosial Anda!

Bagian dari sebuah perjalan, re-inkarnasi dari iPAQ 6365 Windows Mobile ke Blackberry Smartphone Bold 9780 Series. Blackberry OS dibandingkan dengan  Windows Mobile atau Android memang kurang begitu akrab dengan ham operator radio. Namun, selayaknya gadget ini diperuntukkan untuk menunjang aktifitas di belakang layar berbagai kegiatan ham amatir radio.

Semoga…..silakan PM untuk mendapatkan pin 😀

Sudah hampir dua bulan ini, di QTH Plamongan Indah sudah terpasang layanan internet dari Speedy Telkom, ya betul, perkembangan jaman sudah sedemikian pesatnya berkembang, dan kalau boleh ber-flash-back ke masa silam, sekitar tahun 1996-1997 perkenalan dengan dunia internet dimulai dengan merebaknya layanan BBS, Bulletin Board System via rumah YD0NGA di Jl. Semeru, kemudian berkembang dengan mengikuti satu presentasi dari satu provider internet dari Jakarta kalau nggak salah RadNet, di sebuah hotel di Jalan Arteri dekat dengan PRPP. Saat itu mungkin terpikir ini gila barangkali provider memberikan demo akses internet dengan NatScape di siang hari, bisa dibayangkan biaya pulsa telepon Semarang-Jakarta untuk akses server RadNet di Jakarta. Kemudian, muncul beberapa provider yang sempat kita ikuti semacam VisionNet di Jl. MT. Haryono, dan diikuti provider dari sebuah BUMN, Wasantara namanya. Wasantara ini awalnya cukup agresif, bahkan menyediakan semacam warnet di sebelah kantor pos besar di Johar dan barangkali mungkin warnet pertama kali di Semarang.

Saat itu jelas biaya akses internet masih bisa dikatakan mahal, dibandingkan sekarang. Sebab, selain biaya invest modem dial-up, saat itu biaya akses dipisahkan atas biaya langganan jasa provider (abonemen), abonemen telepon dan biaya pulsa telepon. Jadinya terpaksa kami, saat itu berpatungan untuk menutup biaya langganan internet, saya yang menanggung langganan ke provider, satu teman menanggung biaya line-telepon-nya.

Nah, lihat sekarang sekali telepon ke marketing Speedy, apalagi kalau pas ada program promo, dapat tuh modem ADSL dengan gratis, pelanggan langsung dapat menikmati layanan dengan santai.

Untuk apa sebenarnya berpayah-payah mengeluarkan waktu dan tenaga; berbekal akses BBS dan internet model SKDP/Sistim Komuniasi Data Paket yang yang lemot? Ya, semuanya bermuara kepinginnya kita mengakses informasi yang tersedia, mencari freeware yang dibutuhkan, jangan bayangkan akses dengan modus web yang kaya dan berwarna-warni untuk saat itu.

Muncul kemudian layanan web-base, dengan layanan yahoo dan hotmail yang menawarkan fasilitas search engine dan layanan email gratis. Disusul pula fenomena membuat website pribadi (belum blog) pada halaman geocities.com yang sekarang sudah almarhum (dulu sempet punya http://www.geocities.com/yd2ecg). Ya, karena kita memiliki hoby amatir radio isi website statis tersebut lebih ke arah paparan narsistik kegiatan amatir radio; semacam tampilan ham-shack, radio dan sistim antenna yang dipergunakan dan lain-lain.

Nah, dengan perkembangan teknologi, internet relatif sangatlah lebih murah dan mudah dan cepat, layanan tidak sebatas berselancar di halaman, namun berkembang pula teknologi yang dilatarbelakangi atau didukung oleh teknologi internet.

Sebelum berpaling ke layanan ADSL dari Speedy, akses mempergunakan layanan wireless  dari Flash, cuma sayang di sekitar QTH masih belum memungkinkan mendapatkan layanan 3G, kurang tahu apakah daerah Plamongan sekitar Mranggen, yang notabene remote dari Semarang belum bisa menikmati layanan ini. Makanya pas ada tawaran promo Speedy langsung  tidak usah berpikiran panjang langsung meng-iyakan.

Ya, tentunya dibandingkan dengan jaman doeloe tahun 1996-an, biaya ini fantastis lebih murah dengan kecepatan layanan yang lebih memuaskan. Nggak tanggung-tanggung, agar akses internet bisa dinikmati seluruh keluarga, dipasanglah wifi router (see posting sebelumnya di sini)

Nah, layanan internet sudah terpasang, kira-kira layanan sehat macam apa yang bisa diaplikasikan oleh seorang amatir radio dan tentunya bisa pula diaplikasikan oleh masyarakat awam?

  • Browsing, gunakan browser untuk menjelajah dan menggali informasi yang positif dan mendukung kegiatan amatir radio; website semacam eHAM, QRZ sangat dianjurkan untuk mengetahui perkembangan dunia amatir radio secara internasional. Website yang sangat direkomendasikan antara lain contest calendar-nya Bruce, WA7BNM yang secara rutin mengupdate jadual kontes internasional. Nggak terbayang betapa susahnya amatir radio pada jaman pra-internet mengakses jadual kontes internasional dan mengirimkan log hasil kontes dengan snail-mail/pos biaya ke luar negeri dengan perangko mahal dan waktu yang lama, atau barangkali pengin menikmati jasa eQSL-ing (pengiriman QSL card online, yang meng-klaim bisa menghemat ratusan juta dolar untuk menekan biaya perangko dan biaya cetak QSL Card) bisa ditengok di sini.
  • Mailing-list atau reflector; bergabunglah dengan forum/mailing-list yang berkaitan dengan bahasan amatir radio, seperti contoh mailing list khusus membahas antenna, digital mode, bahkan khusus tersedia pula mailing list perihal kontesting.
  • Blog; share your knowledge! Era website statis sudah berlalu, berkembang weblog atau blog sebagai website pribadi yang dinamis; buatlah sebuah blog, selain melatih kemampuan mengekspresikan pendapat secara tertulis kegiatan nge-blog juga bisa digunakan untuk berbagi pengetahuan, seberapa kecil-nya pengetahuan itu pasti akan bermanfaat untuk orang lain.
  • Aplikasi VOIP/Voice Over Internet Protocol. Pada awalnya layanan VOIP ditawakan semacam Internet Telephoni, dan amatir radio yang progresif tidak pula ketinggalan di dalam mengaplikasikan teknologi VOIP ini.  Tersedia layanan VOIP untuk amatir radio semacam eQSO/iQSO yang memungkinkan  seorang amatir radio dapat memperluas rentang komunikasi. Dengan teknologi ini bahkan bisa dimungkinkan komunikasi DX (komunikasi long houl/jarak jauh) cukup dengan mempergunakan handy transceiver/HT atau lewat PC-client. Dengan mudah dan murahnya akses internet dapat dimungkinkan pembangunan gateway pada daerah-daerah blank-spot sehingga komunikasi yang awal-nya point-to-point secara terestrial tidak mungkin dapat diatasi dengan teknologi ini. Selain aplikasi berbasis kegiatan amatir radio bisa pula dipergunakan aplikasi-aplikasi semacam Skype, Yahoo Messenger dan Telepon Internet dari VOIPRakyat. Apa keuntungan dengan menggunakan aplikasi VOIP ini, yang jelas membikin kantong keuangan sehat, karena dengan aplikasi ini komunikasi jarak jauh dapat terjalin bahkan dengan video-conferencing tanpa mempergunakan fasilitas telepon alias nggak membayar bea pulsa!
  • Layanan APRS/Automatic Position Reporting System yang dikembangkan oleh Bob Bruniga, WB4APR, merupakan teknologi yang menggabungkan perangkat radio amatir, gps, mapping dan akses internet. Dengan layanan APRS dapat di-track posisi dan pergerakan seorang amatir radio. Tidak hanya melihat posisi seorang amatir radio informasi semacam gempa bumi bahkan dapat diamati karena badan geologi Amerika Serikat (USGS) menyalurkan pula informasi aktifitas gempa, waktu dan lokasi gempa serta kekuatan gempa ke server APRS sehingga informasi dapat secara cepat diperoleh pada layar APRS. Gambar di bawah adalah aplikasi APRS menggunakan software UI-View dan menggunakan akses layanan internet. Terlihat pada layar UI-view terdapat spot pada daerah Jayapura dengan ID: 181854g46 dengan simbol lingkaran; ini adalah spot yang menginformasikan telah terjadi gempa bumi di daerah Jayapura! Layanan semacam APRS juga sudah dinikmati oleh masyarakat umum dengan aplikasi gpstracker+layanan GSM/CDMA dan digabungkan dengan aplikasi web-tracker; dengan aplikasi ini seseorang dapat mengikuti pergerakan seseorang yang sudah dipasangi tracker, kendali pusat armada taksi dapat mengamati sebaran armada taksi sehingga apabila terdapat panggilan taksi dapat dilayani oleh unit yang terdekat, dan masih banyak pengembangan web-base yang lain. T

  • Integrasi akses telnet dx-cluster, CAT dan logger : dengan layanan akses yang murah dan cepat, seorang amatir radio akan lebih mampu mengoptimalkan stasiun radio-nya  lebih mudah dan efektif. Dengan fasilitas telnet akses dx-cluster amatir radio akan lebih mudah memonitor aktifitas amatir radio seluruh dunia. Mengetahui kondisi propagasi pada daerah tertentu dan pada band frekuensi tertentu. Dengan integrasi layanan berbasis internet pula dapat ditarik informasi secara cepat perihal lawan bicara kita pada saat QSO tanpa perlu kita menanyakannya  melalui radio.
  • SSTV via internet; SSTV/ Slow Scan Television adalah bentuk komunikasi yang mempertukarkan informasi berupa gambar/picture pada komunikasi amatir radio. Bagi amatir radio yang kebetulan memiliki keterbatasan perangkat HF transceiver dapat memanfaatkan layanan InterACE, layanan komunikasi SSTV dengan berbasis akses internet antar amatir radio di seluruh dunia, dan dijamin pertukaran gambar/picture akan selalu sempurna tidak terpengaruh oleh faktor propagasi gelombang radio.
  • Perpaduan Google Earth dan GPS; dengan akses ke server google earth dimungkinkan menggabungan trip log rekaman GPS dengan google earth hingga didapatkan track hasil perjalanan yang terekam oleh GPS dapat divisualisasikan ke dalam peta.

Sebenarnya masih banyak layanan yang berbasis internet yang bisa dipaparkan, namun dari beberapa contoh di atas terbukti bahwa akses internet yang sekarang tersedia secara murah, mudah dan cepat dapat di-utilisasi-kan secara penuh tidak sekedar layanan browsing, fasilitas email (browsing dan email adalah layanan generik) namun bisa dipergunakan untuk layanan lain yang dapat memberikan nilai tambah.

Dengan layanan yang murah, mudah dan cepat, dan unlimited, bandingkan dengan era awal layanan internet masuk ke Indonesia pada tahun 1995-an yang relatif lebih mahal semestinya dapat dimanfaatkan untuk keperluan dan kepentingan yang lebih baik.

Nah, itulah barangkali yang dimaksud dengan internet sehat. Bukan saatnya lagi menggunakan layanan  untuk melihat dan menggali garbage-information. Akses Internet Sehat seyogyanya dimaknai sebagai upaya mengoptimasi dan meningkatan utilisasi layanan internet untuk aktifitas yang murah, efektif dan akhirnya mendorong ke arah kehidupan yang lebih baik.

Semoga!

Iseng-iseng berhubung memiliki unlimited akun di speedy; semua hal yang berkaitan dengan ham radio yang menggunakan akses internet dicoba sepenuhnya; termasuk mengunjungi aplikasi lama yang ditinggalkan; UI-View32.

Agak perlu sedikit alignment untuk akses layanan aprs di YB-land; saya coba set server ke aprs.orari.or.id:14580 namun seringkali error yang ditemukan, dan refer ke JA1OGS server saya setup ke saitama.aprs2.net:14580 dan voila berhasil.

Segera bermunculan stasiun-stasiun yang aktif di aprs; namun ada beberapa spot yang langsung menarik perhatian. Ternyata ada spot di beberapa pulau yang berbatasan langsung dengan batas teritorial negara jiran. Saya cukup paham bahwa kita sedang ‘terganggu’  oleh ulah tetangga. Namun dengan memberikan ‘klaim’ berupa spot di layanan aprs yang merupakan layanan ham radio yang mengusung ‘One World One Language’, saya pribadi, in my humble opinion cukup mengganggu. Hendaklah kegiatan amatir radio tetap murni membawa nilai-nilai yang universal.

Nggak bisa membayangkan apabila ham operator ‘tetangga’ juga bertindak dengan cara yang sama; bisa dibayangkan ‘perang klaim’ akan bergeser ke ranah amatir radio…. Akan lebih bijaksana apabila klaim itu berupa aktifasi entity dengan melakukan DX-pedition ke pulau terluar dengan bekerjasama dengan institusi yang terkait. Inilah kesempatan bagi ORARI untuk menunjukkan sikap patriot-isme-nya.

Ada komentar? pse go ahead. Boleh kok berbeda pendapat.

APRS screen shoot taken 19/09/2010; time 08.22

Satu lagi layanan free alias gratis yang diberikan oleh seorang amatir radio untuk sesama amatir radio di dunia. Hamlog, alias media penyimpan web-base log QSO kita yang sedemikian berharga.

Kali ini disajikan oleh OM Zoli, HA9RQ. Layanan bisa ditengok di http://www.hamlog.eu.  Layanan ini sungguh ibarat memberikan alternatif elektronik log yang sangat mudah, tanpa harus kesulitan mengubah data base log kita dari format ADIF ke format PHP (yang saya bener-bener nggak mudeng).

Cara pendaftaran sangat mudah dan cepat; cukup masukkan informasi callsign, data alamat CQ/ITU Zone, Grid Locator dan tentu saja alamat email. Segera setelah subscribe akan dikirim via email link aktivasi dan saat itu pula account di HamLog dapat segera dinikmati.

Fasilitas on-line logs tentu saja adalah fasilitas upload log; HamLog mempersyaratkan format standar amatir, alias ADIF. Cukup mudah upload-nya browse log dan klik upload dengan cepat log akan tersimpan di server.

Selain layanan upload multiple log; diberikan layanan add, edit, check duplicate dan download log serta kalau Anda memiliki website pribadi online log di HamLog ini menyediakan text html untuk disisipkan ke website pribadi Anda; cuma saya nggak ngerti account di wordpress.com kok agak kesulitan untuk menyisipkan page on-line log dari HamLog ini, sudah dicoba create page baru dan widget namun belum berhasil 😦

Apakah keuntungan selain memberikan fasilitas on-line logs? Bagi saya layanan ini sangat menguntungkan untuk alternatif security penyimpanan log kita. Siapa yang akan menyangka apabila hardisk atau sistem komputer yang melayani aktifitas logging tahu-tahu ngadat alias crash? Terus bagaiamana dong nasib log-log kita itu yang merupakan catatan historis tiada ternilai?

Masih ingat ada satu teman yang mengalami hal tersebut, namun beruntunglah beliau aktif untuk selalu meng-upload ADIF-nya ke layanan eQSL.cc yang memiliki fitur download adif seperti HamLog.eu ini, sehingga minimal kita memiliki ‘resource’ lain sebagai media penyimpan seumpamanya teledor di dalam mengelola administrasi log kita.

Pengin coba? silakan OM Zoli akan senang hati memberikan layanan yang terbaik.

Credit to Zoli, HA9RQ Editor of Online HAMLOG.EU thanks for such nice service!

Rasanya kalau ditanya apakah punya akun di facebook? saya percaya rekan-rekan amatir, dengan perkiraan kasar, 95% akan menjawab ‘ya’, 5%  mungkin belum atau bahkan emoh punya akun di FB, atau mungkin pakai akun anak-nya barangkali 😀

Karena pada dasarnya, fitrahnya, manusia selalu berkeinginan untuk bergaul, bersosialisasi dengan sesamanya maka layanan social networking semacam FB laris bener. Dengan akun FB, nostalgia lama, teman-teman lama dipertemukan eh siapa tahu ‘cinta’ lama juga berkembang kembali seiring lajunya pertemuan secara virtual.

Selain FB, ada lagi jejaring sosial yang berdasarkan lokasi di mana kita sedang berada. Layanan bisa diakses ke koprol.com dan eh siapa tahu pas kita ke satu Mall tertentu eh ternyata ada pengguna akun koprol.com lain yang pula ada di situ, so jadilah ‘pertemanan’ itu dan next? ya tanggungjawab ke pribadi masing-masing.

Bagaimana dengan kalangan amatir radio? Kalau dengan akun FB, yang heterogen, terkadang kita memberikan status spesifik perihal kegiatan amatir radio, dan karena, barangkali agak spesifik dan ekslusif, istilah, slang atau padanan kata-nya jadi nggak nyambung, dan terkadang dikasih komentar : emang lue ngomong apaan tuh? bahasa planet?

Mungkin berdasarkan pengalaman itulah amatir radio di W-land mengembangkan hamradionation untuk memenuhi kebutuhan membangun jejaring sosial di kalangan amatir radio internasional.

Pengin memperluas jejaring sosial Anda lebih spesifik ke Amatir radio, cobalah hamradionation.

Pernah naik pesawat terbang khan? Pernah ndengerin pilot merelay percakapan-nya via on-board speaker di cabin, penasaran pengin tahu kayak apa sih komunikasi pilot dengan air traffic controller?

Beberapa waktu dulu OM Riv, YB3TD pernah posting perihal daftar alokasi frekuensi air band bandara di seluruh dunia. Air band bisa meliputi broadcast-nya weather report, bisa mendengarkan pembicaaran Air Traffic Controller dengan sang pilot. Dan itu bisa Anda nikmati kalau memiliki receiver dengan fasilitas air band.

Beruntunglah saya punya teman baik, YD0NGA, yang menghibahkan Alinco DR635 dual band VHF/UHF include Air Band fasilitas lengkap dengan antenna X-30, dan saya bisa mendengarkan air band terdekat di bandara A. Yani Semarang. Biasanya nih awak ni khan amateur dhuafa….ha ha… Thanks a lot brade!

Nah, bayangkan kalau Anda nggak punya receiver air band atau nggak punya sobat baik semacam YD0NGA ya please keep dreaming on, ha ha….

Ndak lah, banyak orang baik di internet. Nah, kalau jaman sekarang nggak punya akses internet…ya bener-bener kacian deh.

Cobalah buka browser ke liveATC.net, akan tersedia layanan audio-streaming komunikasi ATC-ke-Pilot dari beberapa bandara di Amerika Serikat. Live audio streaming bisa dinikmati berbasis flash, java ataupun playing mp3.

Nyobain akses ATC-nya bandara JFK di New York cukup menyenangkan, audio cukup jernih namun memang diperlukan fokus pendengaran dan kemampuan listening yang baik untuk menangkap pembicaraan yang relatif singkat dan cepat.

Cobalah dan bayangkan anda jadi penumpang pesawat Jumbo 747…..Cathay XXX please take off via runway…..good luck!

Apakah Anda termasuk digital maniak? Membutuhkan informasi lengkap perihal aktifitas spot di mode digital? Anda termasuk anggota membership club digital? Okelah ucapkan Thanks to  VK3AMA, Laurie Cowcher. OM Laurie ini memberikan informasi spot yang khusus ke mode digital dari aktifitas di band 6m hingga WARC, dari mode PSK, Hell hingga mode terakhir ROS!

Yang menarik sepeti screenshot di bawah ada informasi mengenai user yang on-line terutama kalau Anda termasuk yang menjawab YA atas pertanyaan di atas.

Terlihat beberapa ham yang online dan apabila kursor didekatkan ke user akan tampil informasi ham yang terkait dari nama, entiti dxcc dan nomor keanggotaan dari club digital mode/atau yang berelasi di antaranya, semisal status Authentitic Guarantee member dari eQSL juga tertampir.

Apa yang dapat dibantu dari layanan ini? Ya tentu informasi dx-spot aktifitas digital mode yang lebih terinci dan fokus ke band dan mode yang digunakan ditambah informasi yang lain…semisal membership yang itu tadi!

Silakan tengok di www.hamspots.net  dan ucapkan terima kasih ke VK3AMA tetangga belakang deket kita! Thanks OM Laurie!

Me Myself

Last My tweet

Free counters!

Ubuntu+Ham

The Ubuntu Counter Project - user number # 23986

Blog Stats

  • 60,133 hits

Archives

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers

The Guest

Visitor Clusters

iklan nih

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});