You are currently browsing the category archive for the ‘Gadget’ category.

11175005_10205151762648687_81300124886301257_nMainan baru nih…awalnya pengin SJCAM4000 atau SJCAM5000 WIFI namun dapat tawaran yang lebih menarik; RedLeaf RD990 ex SP-land, namun kalau dilihat di body-nya kok Made-In-China…he he…jaman gini mana ada barang yang non made in BY-land.

12MP, bisa merekam foto dan film dan dilengkapi hard-case yang mampu bertahan di kedalaman 60m. Lumayan dah main-mainan dengan tongsis dan headset untuk dipasang di kepala atau dipasang di atas helm sepeda.

Untuk spesifikasi silakan google sendiri ya. Namun pada dasarnya cukup puas.

Untuk review underwater test sila cek di youtube : https://www.youtube.com/watch?v=LTb4-ttGcJg

 

10848828_10204442801125092_5661270026172014001_oPada saat tulisan ini ditulis, proses evakuasi QZ8501 masih berlanjut. Semoga semua jasad dapat ditemukan. Nah, berhubungan dengan loss contact QZ8501 dan pengguna – rada aktif – flightradar24, ada keinginan untuk memberikan sedikit, eh, tambahan coverage untuk Flightradar24.com.

Nah, kebetulan pula paket Spidol sudah dilepas diganti dengan Innovate yang relatif, sementara, lebih baik dibandingkan dengan spidol. Iseng-iseng mendaftarkan layanan diri ke flightradar24 dan setelah beberapa form harus mengisi, nampaknya mereka cenderung approve orang yang memiliki dasar pengenalan antenna dan tentu saja coverage yang mereka inginkan.

Alhamdulillah beberapa hari kemudian, permintaan di-approved, dan langsung dapat notifikasi pengiriman dan tracking via FedEx…wow amazing.

10931238_10204447933173390_1970556326374001994_nNah, akhirnya dua-tiga hari sekuriti kantor kasih informasi mengenai kedatangan barang dari Jerman. Paket terdiri dari ADS-B Receiver yang dikelola, antenna S-band plus clamp, kabel RJ45, GPS modul, coaxial cable 10m lengkap dengan konektor-nya, power supply untuk receiver dan weather seal untuk konektor antenna.

Rencana receiver dipasang di ruang ham-shack, konsekuensinya kabel UTP dari router ke hamshack perlu diperpanjang, untung di kantor ada kabel bekas panjang 10m, he he…lumayan.

Nyampai di rumah, walau gerimis kerana penasaran nekat tuh ambil pipa bekas inverted-vee panjang 6m. Langsung saja klem antenna ke pipa, koneksikan coaxial cable terus pasang di samping rumah nempel ke pagar tetangga. Koneksikan coax cable ke receiver terus pasang GPS modul dengan panjang kabel 5m ke koneksi di belakang receiver. Tarik kabel UTP dari router dan colokkan ke receiver, dan pasang powersupply dan nyalakan….voila langsung aktif dah, just like plug-and-play.

Indikator receiver berupa LED yang merepresentasikan indikator power, receiving ADS-B dan synchronisasi GPS. Penasaran terus check ke website-nya Flighradar24.

10917300_10204447933373395_63003248523608015_n(1)Lho kok nggak bisa akses premium service? Eh, ternyata dan ternyata untuk dapat dikenali ke flightradar24 tidak serta merta. Memerlukan waktu kurang lebih 2 jam…he he…..

Ashampoo_Snap_2015.01.25_20h47m13s_001_Akhirnya setelah menunggu beberapa saat akhirnya berhasil juga. Radar di yb2ecg dikenali sebagai F-WIIS2 karena dekat dengan Achmad Yani AirPort. Untuk jarak coverage kurang lebih 170nm atau setara dengan 314Km…lumayan dengan polar plot lebih bagus ke arah 0 derajad.

Cukup cantik siluete S-band antenna di samping konfigurasi TH3MK-IV plus rotary dipole. Sekedar berbagi manfaat karena tersisa kuota upload internet kenapa tidak dengan memberikan layanan ini.

Seandainya Anda membuka layanan Flightradar24 dan melihat flight tertangkap radar F-WIIS2 inilah stasiun yang live dari OI52fx. Eh, untuk layanan ADS-B silakan google ya…. :D

1910408_10203167871732654_4861642356580010270_nYB2TX, OM Agus Wibisino, ex YC2BYC kebetulan ada acara menengok saudara yang mukim di W-land, tepatnya di Texas, seorang amatir juga, kalau nggak salah WA5WA. Selayaknya menengok kerabat dan kebetulan berbarengan dengan HamFest di Plano, Texas kunjungan kekeluargaan dimanfaatkan untuk menikmati dan melihat hamfest di W-land.

Nah, apa yang menjadi manfaat kita-kita yang belum mampu berkunjung secara pribadi ke hamfest-nya W-land adalah titip…titip dibelikan dan ditalangi dulu asesories yang barangkali dijual di flea-market mungkin via BBM (enak ya…).

Nah, beberapa tahun ini saya ngesir mikropon, lebih tepatnya boom mic set, dan jujur saja ngesir Heil Proset jadilah iseng-iseng titip pesan via BBM ke YB2TX kalau nemukan di flea-market. Eh, lha kok kebetulan ada… ya sudah proset yang didapat nggak tanggung-tanggung lho. Heil Proset Elite.

Nah, pekerjaan terakhir adalah membuat bagaiamana HeilPRoset dapat disambungkan dengan 2 radio dengan koneksi microphone yang berbeda; TS450S dengan koneksi 8 pin dan FT450D dengan koneksi RJ45 dan ditambah PTT foot switch.

Ya mudah saja toh. Socket dari HeilProset terdiri atas jack mono untuk dynamic mic dan stereo untuk headphone. PTT foot switch dan mic dikoneksikan dengan kabel RJ45 dan di-cramp untuk menyesuaikan koneksi dengan koneksi microphone FT450D. Nah untuk koneksi ke TS450S cukup dibuatkan adapter RJ45 dengan 8 pin konektor. Dan untuk menyambungkan HeilProset disambungkan dengan adapter RJ45.Praktis kalau mau berpindah-pindah.

So, dengan HeilProset dan foot PTT switch kedua tangan bisa bebas untuk menggunakan keyboard dan ajang kontes yang menjadi test case adalah Jakarta Barat Sprint Contest di band 40m.

Lumayan… nggak perlu beli lagi adapter aseli dari Heil.

IMG-20131003-01522Recently received direct from BY-land. Specification please ask the google!

DSC_0203Seperti biasanya; tiap liburan mudik, Iedul Fitrie, anggota Three Mustkenthir selalu berselisih tatap muka. YD0NGA pulang ke Semarang, YE3AA mampir sebentar Semarang lanjut ke Cilacap, sedangkan YB2ECG mudik ke kampung mewah, mepet sawah di Klaten sono.

Namun, Alhamdulillah, tahun ini masih diberi kesempatan eye-ball, walau tidak penuh dalam satu pertemuan, AA sudah kadung pulang ke ngGresik pada Selasa, jadilah hanya kami berdua yang bisa melaksanakan eye-ball.

Kunjungan NGA ke OI52fx diawali dengan pembicaraan via VHF dengan menggunakan masing-masing Yaesu VX-8DR, cuma herannya kok malah nggak bisa 59 ya?

Seperti biasa NGA bikin ngiler dengan mainan rf yang terbaru; kali ini Uniden Digital Trunk yang khusus untuk mendengarkan komunikasi di saluran trunking digital.

Cukup menarik, namun sayang radio ini tidak dilengkapi dengan tombol PTT dan lagian relatif masih mahal…..

No picture = Hoax; kesempatan kunjungan dipergunakan untuk menginspeksi ham-shack; lihat-lihat mana yang masih kurang, mana yang masih perlu diperbaiki.

Sokor-sokor ada yang mau ditambahkan dan dipindahkan dari statiun Pondok Bambu; sangat sayang kalau ham-shack di Pondok Bambu sangat rendah utilisasi-nya.

Thanks bro YD0NGA atas kunjungannya……….. tenan lho!

VX-8DR_thumbAda keluarga baru di yb2ecg, my dream handy transceiver: Yaesu VX-8DR.

Itu dulu sementara ya…… masih asyik nih menimang-nimang si submersible, triple band!

pcc YAESU ft450dSudah beberapa kali, pengin mencoba PCC untuk FT450D, namun baru kali ini bisa terealisir, ya karena terlalu tertarik dengan fungsi CAT pada N1MM atau pada Ham Radio Deluxe. Ya, PCC-450D adalah Personal Computer Controller, atau PCC versi resmi dari Yaesu.

Kalau Anda pengguna Yaesu FT-450D (sorry yang pakai FT-897, atau FT-857), Anda bisa ungguh PCC450D di sini.

Nah, apaan tuh added-value-nya dengan PCC ini? Ya, yang namanya Personal Computer Controller mestinya dapat diartikan software yang bener-bener mengendalikan FT-450D. Include fungsi ON-OFF semuanya controlled by your mouse! Yang Anda butuhkan cuma koneksi serial port, atur baud dan voila, Yaesu Anda sudah sepenuhnya Anda kendalikan via mouse dan keyboard.

mic equalizerSeluruh fungsi tombol pada FT-450D dapat digantikan dengan nilai tambah opsi kemudahan pengendalian, semisal pengaturan Mic-EQ memberikan keleluasan dibandingkan pengaturan dengan true-knob pada radio. Jangan berharap equalizer microphone seperti equalizer untuk dung-dung-pret.

Fungsi repeater atau fungsi beacon CW juga semakin lebih intuitif, dengan optional, karena dimungkinkan memasukan frekuensi secara direct entry melalui input keyboard.

Fungsi beacon CW tinggal dimasukkan text yang akan di-fungsikan sebagai text beacon.

PCC-450D juga memungkinkan untuk memberikan direct-command ke radio melalui fungsi text dilanjutkan dengan ekseskusi via tombol Enter. Untuk menggunakan fungsi ini mengacu kepada command-send untuk FT-450D.

Nah, Anda pengguna FT450D? Opsi PCC-450D kayaknya layak untuk dilirik. Radio Anda sepenuhnya Anda bisa remote tanpa menyentuh panel dan tombol di radio, jadi diharapkan mengurangi risiko lecet.

Jadi, tak perlu  Anda takut radio lecet dengan tetap mengoperasikannya secara aktif digunakan, jangan takut lecet Anda simpan radio dan pajang thok di ham-shack Anda!

Nah, apakah Yaesu Anda bisa begini?

Pernah ngalamin pada saat kontes dengan N1MM logger; tiba-tiba mendapatkan panggilan dari non-contester dan kebetulan rare-staion dan mau tidak mau harus log di logger? Ah, mungkin nanti mengganggu performance contest? dan harus di log pakai Logger yang lain?

Atau Anda seorang sosialita yang tidak mau melepas sedikitpun akses ke facebbok atau twitter bahkan saat contest? ah siapa tahu anda pengin mem-post recent contest result di wall Anda, eh siapa tahu ada rekan yang pengin gabung ikutan kontest juga?

Sebenarnya OS yang ada dari keluarga Jendela memiliki fitur multitasking yang bisa berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain; cuma kadang agak merepotkan kalau satu aplikasi harus di-minimize; agak repot kalau aplikasi terdiri atas bebera jendela, semacam N1MM.

Nah, kenapa nggak pakai dual monitor. Kebetulan acer aspire 4720 yang dipakai di hamshack sudah tersedia external monitor dr keluarga Samsung. Jadi output VGA port Acer langsung diterima monitor Samsung sementar monitor notebook ditutup tanpa diaktifkan.

Nah, berkaitan dengan kondisi di atas dipergunakanalah trik menggunakan dual monitor; satu monitor besar digunakan untuk menampung N1MM yang multi window dan full CAT terhadap radio, sedangkan monitor dari notebook digunakan untuk membuka Logge32 atau aplikasi yang lain, barangkali pengin akses ke facebook.

Untuk setting di yb2ecg mempergunakan setting pada gambar ke-dua; laptop dan monitor setup; output VGA Acer diumpankn ke external monitor dan sisanya dengan minitor laptop. Atur resolusi sedemikian hingga didapatkan layout yang paling sesuai.

Switching antar aplikasi cukup mudah; gerakkan saja mouse ke arah monitor yang lain, otomatis aplikasi akan berpindah.

Untuk CAT ya karena hanya tersedia satu port-COM yang digunakan hanya satu aplikasi yang bisa mengendalikan radio; kecuali kalau memiliki virtual port atau port yang lain.

Nah, kalau Anda pengin tetap terkoneksi dengan jaring social sambil dx-ing dan contesting pergunakan dual monitor.

Lama sudah tidak update blog ini, ya karena ‘kesibukan’ bulan Ramadhan dan sempet jatuh cinta ke tempat tidur harus bed-rest karena trombosit-nya under the edge! ditambah dengan sariawan yang merata di mulut, lidah dan rongga mulut atas, jadi komplit nikmat-nya, saat lebaran pada enak makan opor ayam terpaksa dengan sedikit meringis menahan sakit.

Postingan kali ini tidak terkait  ham related namun masih dalam lingkung radio frekuensi dan gps.

Nah, apabila Anda pemakai smartphone jenis Blackberry ada layanan yang sangat menarik dan patut dicoba (walau agak telat, tapi saya pikir no problem). Layanan yang ditawarkan RIM adalah fasilitas BlackBerry Protect yang konon tempo hari belum bisa dinikmati di Indonesia namun sekarang sudah free service.

Tujuan Blackberry protect sebenarnya adalah untuk memproteksi smartphone BB dan data yang tersimpan di dalam BB tersebut seandainya handset hilang entah ketlisut atau memang dicuri orang.

Nah, layanan yang ditawarkan adalah view location posisi BB (tentu saja BB yang memiliki fitur GPS), Playsound (fasilitas ini digunakan untuk membunyikan BB dengan suara walaupun barangkali modus BB pada silent atau vibrate), Display Message untuk menampilkan pesan kepada penemu BB agar mengembalikan handset ke pemilik (kalau mau :) ), layanan backup data (backup data BB), Lock device (mengunci BB) dan wipe device (untuk menghapus seluruh data di BB kalau toh sang pencuri nggak mau mengembalikan handset).

Nah, untuk menikmati layanan ini mutlak diperlukan koneksi yang full service, pergunakan paket BB full service. Install terlebih dulu di handset via APP World dan tentu saja harus inget ID BB yang dipergunakan. Next step adalah login  ke layanan web di sini http://us.blackberry.com/apps/blackberry-apps/protect.html dan pergunakan login dan password Id-BB Anda.

Nah, apabila sudah tersambung di layar akan tampil jenis handset yang dipergunakan, kondisi batterey dan kualitas level signal.

Nah layanan yang paling menarik adalah fasilitas View Location yang bisa dipergunakan sebagai GPS tracker handset suami/istri/anak-anak (berharap saja mereka nggak baca postingan ini) secara on the fly tanpa disadari (bandingkan dengan layanan GPSTracker dari InstaMapper yang terkadang program akan pop-up ke layar utama).

Nah, Anda pemakai blackberry yang smart? Semoga tulisan ini mampu memberikan optimasi fitur yang  memang harus diexplorasi untuk gadget yang dikategorikan smartphone!

Kebetulan YF mau berulangtahun, dan menjadi bagian dari take and give, sudah selayaknya di-kado dengan sesuatu yang menarik. Apalagi barusan menyetujui proposal FT450D, he he…..

Sebelumnya sudah minta approval untuk dibelikan semacam MP3 player untuk kebutuhan menghapalkan Juz Amma, he he…beda banget khan hobby-nya dengan suaminya, he he…..

Nah, saatnya berburu mp3 player. Dari forum kaskus terekomendasikan beberapa produk Cowon, dan wow ternyata banyak bener varian-nya. iPod? ah, nggak lah, rasanya ribet bener pengaturannya. Dan ternyata banyak yang claim produk Korea ini mampu disejajarkan dengan seri iPod.

Beberapa opsi yang cukup mencuri perhatian adalah Cowon type S9, J3 dan terbaru D3 Plenue yang ber-gingerbread. Wow, media player pun sudah pakai robot ijo. Nah, akhirnya dipilihlah Cowon S9, dan untuk mengantisipasi kebutuhan kapasitas dipilih 8GB (S9 tidak memiliki slot memory card). Order tentu lewat online, kali ini ke headphoneku.com yang ada di Surabaya.

Awalnya OM Fadly, owner Headphoneku.com rada susah dihubungi, namun akhirnya ketemu OM Adhi, saling bertukar pin-BBM jadi dah deal Cowon S9 8GB black siap dikirim.

Wow, first impresion S9 cukup ringan namun curving-nya berkesan mewah. Turning-ON wow, langsung dihadapkan vivid color dari Amoled! Untuk kualitas audio nggak mau kalah. Pulang rumah nangkring dah Sade the greatest hit, Sting, dan Roxette wow….menggelegar cing di samping tentunya pesanan istri : Murotal!

Transfer media cukup mudah dengan koneksi USB langsung drag dan drop. Tampilan video cukup menyakinkan, diisi dengan film The Message (ingat ini milik Istri, nggak boleh diisi yang neko-neko) cukup menyenangkan.

Kalau memerlukan media player selain dari Apple, Cowon merupakan altrnatif yang menjanjikan….

Me Myself

Last My tweet

Free counters!

Ubuntu+Ham

The Ubuntu Counter Project - user number # 23986

Blog Stats

  • 50,527 hits

Archives

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6 other followers

The Guest

Top Rated

Visitor Clusters

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.