Sabtu ini sebenarnya ada WAE RTTY contest, namun antenna yg memungkinkan cuma rotary dipole dan radio yg sudah dipasang ft857d dengan Z-11ProII tuner yg maksimal 30 watt untuk dijital mode.

Nah, sudah lama nggak nengok FT8, setelah beberapa QSO di 40m, kok kepingin nyobain lagi JS8Call.

JS8Call sendiri sebenarnya berbasis FT8. Awalnya dikenal dengan FT8Call, namun oleh creatornya, KN4CRD, Jordan Sherer diubah-namanya menjadi JS8Call, dengan mode generik untuk adif adalah JS8.

OM Jordan merasa QSO di FT8 kayak hambar, kenapa tidak diubah nuansanya semacam keyboard-to-keyboard, semacam rtty/bpsk. Nah jadilah JS8Call ini dengan style keyboard-to-keyboard tapi dgn ‘teknologi’ FT8 yg efisien untuk weak signal.

Bandplan di 40m ada di 7.078Mhz, janjian dgn YC2MPF, OM Frans dr Semarang namun kayaknya skip…padahal kalau pakai FT8 lancar jaya….what’s wrong?

Akhirnya nekad CQ-ing saja…hingga akhirnya di-repotin oleh VK8JG, dan akhirnya OM Max, 4F1BYN dr Manila kasih report status di JS8Call.

Blais…akhirnya berhasil juga QSO di JS8.

Typical saya adalah trial-error; nggak masalah, justru dgn metode ini banyak hal yg bisa diambil pelajarannya.

Esensi completed QSO adalah exchange: sent -17, received -18. Aha…..finally logged.

Thanks for Max, 4F1BYN, for my first JS8 QSO.

Wanna try…..ayook.