Kembali even akbar ‘pecinta’ moda RTTY digelar oleh majalah CQ. Agenda rutin tahunan yang melengkapi seri kontes oleh majalah CQ.

Gawe besar ini bisa memberikan kesempatan untuk menambah pencapaian kredit DXCC untuk yang memang mau mengejar sertifikat bergengsi ini. Selebihnya adalah bagi penikmat kontesting di moda rtty.

Dari 48 jam slot waktu sebenarnya bisa dioptimalkan, walau kondisi propagasi di hi-band cenderung ‘berat’, tolong beritahu Dilan….

Sabtu pagi hingga siang praktis kurang aktif karena harus ke bengkel ngurusin pintu si Honda SM4, minggu-nya harus jadi iron-man karena seminggu nggak dikerjakan; praktis hanya Sabtu malam dan Minggu Pagi dan Sore, nggak masalah yang penting heppi.

Low-band cukup menyenangkan, cukup sulit mencari slot untuk RUN karena padatnya peserta dr YB-land di samping ada yang berlatih berhitung di frekuensi……

Hi-band yang cukup menjanjikan adalah di 20m namun ada saat menyenangkan saat mendapatkan pile-up dari sebagian besar EU di 15m; ini tidak lepas dari spot yang diberikan oleh OM5CD di 12.11Z wow….

Apa lesson-learn yang didapatkan dari kontes ini?

  1. Hospitality pada macro sebaiknya dihindarkan pada saat pile-up, closing QSO sebaiknya juga diupayakan efisien.
  2. Ikuti flow yang baku; contoh in-efisiensi beberapa stasiun lokal antara lain langsung memberikan report YB2ECG 599 XXX tanpa terlebih dulu S/P dengan callsign, akibatnya harus beberapa kali kirim QRZ CALL? Contoh inefisiensi yang lain adalah masih memberikan statement TU, padahal sudah di-closed dengan QSL TU, QRZ YB2ECG CQ he he…jadi keki dong.

Overall cukup memuaskan menikmati CQWPX RTTY kali ini. Masih terbuka kesempatan sebenarnya kalau waktu tersedia cukup… Tetapi typically amatir harus balanced, urusan rumah tangga mutlak diutamakan.

Ini CQWPXRTTY-ku….mana kontes-mu?

Tabik.