Sebenarnya mungkin sudah tidak update lagi ya membahas Raspberry Pi; ya mungkin karena evolusi-nya sudah masuk ke Raspberry Pi-3; namun beberapa tulisan di majalah QST cukup menggoda untuk mencoba-nya, ya itung-itung belajar syntax Linux.

Paling mudah adalah order online via Tok*****ia; cari saja paket komplit lengkap dengan SD Card 16GB HC class-10, kabel HDMI plus power supply.

OS-nya saya coba dengan Raspbian; konon katanya yang paling populer; untuk instalasi menggunakan NOOBS; tinggal koneksikan kabel HDMI ke TV, keyboard dan mouse pada USB slot dan power supply langsung dah booting dengan sukses.

Untuk spesifikasi Raspberry Pi-3 adalah sbb :

SoC: Broadcom BCM2837
CPU: 4× ARM Cortex-A53, 1.2GHz
GPU: Broadcom VideoCore IV
RAM: 1GB LPDDR2 (900 MHz)
Networking: 10/100 Ethernet, 2.4GHz 802.11n wireless
Bluetooth: Bluetooth 4.1 Classic, Bluetooth Low Energy
Storage: microSD
GPIO: 40-pin header, populated
Ports: HDMI, 3.5mm analogue audio-video jack, 4× USB 2.0, Ethernet, Camera Serial Interface (CSI), Display Serial Interface (DSI)

Nah, rasakan menggunakan komputer dengan layar 42″ jhahahahaha….

Sasaran oprek adalah install KODI, alias program multimedia di Raspbian ini, sambil mengenal syntax linux. Next adalah install fldigi untuk digimode; Wow mantap mamen..

Karena dilengkapi dengan koneksi wireless cukup mengasyikan kalau Raspberry Pi ini dijadikan display youtube secara fullsize dengan format HD; malah mengalahkan ipTV-nya… he he…

Next project adalah melengkapi pi ini dengan LCD touchscreen; paling imut adalah 3.5″ atau kalau perlu 5″

Advertisements