COSECAda beberapa ‘kerbau’ eh amatir radio dari YB-land yang secara sadar meningkatkan diri dan mengukur tingkat kecakapan-nya dengan sebuah standar internasional. Kalau berbicara dunia amatir radio, ARRL atau FCC secara de-facto telah memberikan standar nasional. Coba lihat di belakang organisasi dunia Amatir Radio, WRTC, IARU di belakangnya pasti adalah ARRL.

Mengalami sendiri ujian kecakapan amatir radio di negeri sendiri yang penuh dengan pemeo : WANI PIRO? Mau menyumbang berapa untuk Lokal, untuk Daerah? Rasanya kita nggak bisa menolak fenomena aneh ini.

Kesempatan langka ini terjadi berkat ‘kerelaan’ 3 orang VE Voluntary Examiner dari ARRL/VE yang ada di Indonesia: OM Iwan – W7NZ, OM Ketut – KC8PPD, OM Wyn Purwinto – AB2QV mengumpulkan 11 orang dari 12 orang yang berminat mengikuti FCC Test.

Ujian dilaksanakan tepat pukul 10.00 di kantor ORDA Jabar di Jl, Situ Aksan; langsung dengan class pertama Technician Class dan bagi yang lulus langsung bisa lanjut ke General Class dan Extra Class. Fee ujian cukup $15 sudah termasuk IAR untuk 10 tahun dan untuk perpanjangan gratis.

DSC_0638Berangkat ke Bandung via Jakarta, bareng sohib YE3AA via Argo Anggrek dan njemput YD0NGA. Dari 11 rekan-rekan akhirnya dengan menunggu hasil exam penuh dengan deg-degan akhirnya terjaring  2 Extra Class : YE3AA & YB3MM, 3 General class : YD0NGA, YB2ECG, YB2LSR dan 4 Technician : YB2DX, YB1TJ, YB1MBA, YB1AE, selebihnya masih perlu mengulang pada kesempatan ke depan.

Apa yang menarik dari mengikuti FCC Test ini? Walau sebagian nyinyir mempertanyakan toh nanti callsign tidak akan dipergunakan, ada juga yang kasih komentar kami adalah sekawanan kerbau yang mengantekkan diri ke bangsa lain, bahkan mempertanyakan nasionalisme kami. Wah wah…..

Seperti kata pepatah: ANjing menggonggong kerbau-pun berlalu…. rasanya fine-fine saja mengikuti ujian ini.

Dengan metoda exam yang transparan, direct dan tidak memungkinkan saling contek di antara peserta dan tidak berlaku kredo : WANI PIRO? bener-bener luar biasa.

Terima kasih yang tiada terhingga untuk VE’s dan OM Steve Busono, W2FB yang dengan ikhlas dan rela hati dipergunakan alamat-nya untuk seluruh peserta.

FCC Exam ini merupakan batch pertama yang breaking record; pertama kali ARRL menyelenggarakan ujian di luar Amerika Serikat oleh VE’s dari Indonesia. Dan saya pribadi bangga menjadi bagian dari sejarah ini.