Ashampoo_Snap_2013.092Sejatinya kalau mengikuti kontes yang secara reguler kita ikuti dan amati, rasanya adalah justru kita sendiri yang melawan diri sendiri. Peserta yang lain adalah kawan yang memberikan energi tambahan untuk melawan diri sendiri tersebut, melawan rasa bosan yang kadang menerpa, rasa kantuk yang sering menyerang.

CQ WW RTTY yang memang merupakan majoring contest, sangat worthed alias layak untuk diikuti dan dicermati; apalagi sekarang administrator serie CQ WW/WPX mampu menampilkan data base hasil kontes perioda yang sebelum, dan hal ini bisa dijadikan titik referensi untuk ‘mengalahkan diri sendiri’ di dalam pencapaian mengikuti kontes.

Nah, kali ini CQ WW RTTY, bertekad mengalahkan diri sendiri dicoba semaksimal mungkin. Tentu saja dengan rotary dipole dan TH-3MK-IV cukup mewakili 5 band yang bisa dicoba. Walau terlambat start lebih dari 3 jam karena kewajiban seoarang ayah yang penting enjoy dan have fun.

Kondisi kayaknya serba nggak menentu, 20m mirip kuburang, 15m ramai kayak pasar, dan yang cukup mengherankan 10m crowded hingga mengalahkan perolehan di band 15m. Ashampoo_Snap_2013.09 cq ww rttyGimana dengan 40m? wow rasanya jadi memberikan alasan fenomena aneh ini. 40m malah lebih bagus dibandingkan 20m pada awal kontes.

40m cukup memberikan hasil yang memuaskan; dengan perolehan 17 DXCC! Wow…. Rotary dipole yang terpasang terbukti bisa diajak bermain di moda rtty dan dalam kontes! Nggak sia-sia dong.

Tentu dengan MixW yang disupport oleh R3BB, OM Victor contest statistic dapat terpantau dengan mudah dan informatif. Konversi ke cabrillo juga demikian lancar.

Bagi rekan-rekan kontester yang menggunakan MixW dan mengikuti CQ WW RTTY ini add-on dari R3BB selayaknya disetting sehingga konversi cabrillo tidak lagi memerlukan editing yang merepotkan.

Beberapa kejadian unik adalah saat mengejar HK1NA di 20m; beberapa kali putar-puter antenna untuk mendapatkannya hampir 5 menit, namun saat open CQ di 15m tiba-tiba HK1NA muncul dengan tiba-tiba; seperti mendapatkan durian runtuh.