963982_10201031478447414_1211068164_oSebenarnya kegiatan ini sangat bagus; sementara di mailing list dan perbincangan di radio perihal ‘stratafikasi’ tingkat kecakapan amatir radio antara Siaga/YD, Penggalan/YC dan Penegak/YB (termasuk YE lho ya) terpolarisasi, yang menyudutkan pemegang kecakapan Penegak harus, baca ditutuntut secara moral lebih ‘cakap’ dibandingkan dengan tingkatan di ‘bawah’-nya, dan Penegak diwajibkan harus memberi pencerahan sokor-sokor kalau menjadi teladan yang baik, praktis even ini sangat sepi dari peserta.

Peserta seminar praktis bisa dihitung dengan jari dari kalangan amatir, itupun yang hadir cuma pemateri, sisanya mahasiswa teknik fisika UGM angkatan 2012 alias panitia.

Dominan, kalau saya katakan, peserta TecnoAntenna Fair lebih suka ikutan lomba antenna, baca kekuatan sinyal,  dengan teriak-teriak roti-roti, bahkan ada peserta YL, yang teriak pakai password: luna-luna….luna maya kali ye…..

Tapi ya sudahlah, the show must go on. Dapat jatah dari YB-land DX club via OM Dani, YB2TJV, untuk menyampaikan Contesting Strategi….wow. Judul-nya hebat euy! Dan dalam hati ketawa.. karena beberapa kali dapat sertifikat juara ya karena nggak ada peserta-nya saja dari YB-land atau Oceania, jhahaha….. atau pakai strategi mas bro YE3AA, sharing management…..

DSC_9712 Nah, gambar di samping adalah tukang obat yang nggak laku jualannya.

Saya cuma menampilkan definisi kontest, detail juklak atau contest rule, penggunaan logger, convert cabrillo, itu saja. Dijamin dah nggak berbobot, dan persepsi peserta paling biasa saja; ya karena peserta para pemateri yang lain: YB2WB, YB2WBF, YB2VTO dan YB2UTX yang lebih mumpuni, dan peserta dari mahasiswa Fisika yang saya jamin mesti nggak mudheng…jhahahaha….

Namun, yang penting adalah menjadi pemateri di kampus UGM, memberikan nilai batin yang lain. Dulu kampus ini menolak lamaran saya via UMPTN, nah sekarang rasanya, kata mas Tukul, puas-puas….bisa kasih materi power point di kampus ini.

Dan, rasanya kegiatan ini cukup memberikan bukti. Janganlah mempolarisasi tingkat kecakapan amatir radio. Semua tingkatan memiliki kekuatan dan kelemahan. Ya, kalau sudah diberikan media sharing knowledge kayak begini oleh, yang kebetulan dari Penegak, dan nyatanya banyak yang nggak interest, janganlah di-stigma-kan bahwa penegak tidak mau berbagi ilmu.

Apapun tingkat kecakapan Anda, yang namanya belajar, IMHO, kayak kita mengambil air di sumur: timba/ember harus mendekati sumur-nya. Siapa yang mau belajar ya harus mencari sumber ilmu itu!Ya, jangan sumur-nya yang suruh mendatangi ember-nya.

Have a nice week end!