Sedikit terlambat juga review terhadap new-radio-shack di YB2ECG. Ceritanya begini, kebetulan di kompeni dapat giliran rotasi untuktour of dutyke fungsi lain walau masih dalam satu unit departemen. Nah, di ruang kerja yang baru ini sangat sepi membutuhkan pengisi suara pemecah keheningan, dibandingkan unit sebelumnya yang noise dan bising.

Pilihan tentu radio FM; sempet terbersit membeli MP3 player desktop yang bisa memperdengarkan MP3 via USB dan FM Station namun rasa-rasanya kok nggak banget dah. Nah, googling akhirnya menemukan Tecsun PL660.

Tecsun sendiri sebenarnya Made In China (nggak tahu ya kok selalu minor ya dengan made in China atau India); namun dari beberapa review, include di eHam.net cukup positif. Tecsun awalnya mengeluarkan type PL600 dan terakhir PL660.

Telpon komendan YD0NGA, siapa tahu di Jakarta ada yang jual. Eh, ternyata rantai distribusi cuma via eBay ataupun online. Akhinya ketemu mbah Paidjo (wow, nama kebangganku sudah ada yang claim) alias YD2ICO untuk order 1 biji Tecsun PL660.

Oleh mbah Paidjo diorderkan via Hongkong, dan penasaran tiap hari cek tracking via EMS Pos Indonesia. Dan akhirnya dapat panggilan ke kantor pos besar di Jl. Imam Bardjo, samping UNDIP. Alamak alamat kena charge Bea Masuk nih dari BC, hallo OM NGA! Bener juga kena Rp. 120.ooo,- ha ha…. walau informasi dari mbah Paidjo tidak selamanya pengiriman Tecsun terkena BM.

Apa yang menarik dari Tecsun PL660? Nah, komplit nda. PL660 mampu mereceive all band radio, dari FM stereo, AM, dan SW (include LW dan MW) dan tambahan Air Band plus mode SSB baik USB/LSB, PLL Synthesized receiver. Mantap neh…..800 memories dan fitur BFO dan direct entry frekuensi via keypad.

Memiliki Tecsun PL660 mampu memflashback-kan ke jaman kecil, saat mulai suka mendengarkan VOA, BBC dan ABC di radio SW punya Bapak. Dan selalu kemecer melihat teman, saat kuliah, memiliki Sony ICF series dibawa ke kampus. Nah, Alhamdulillah dengan sedikit rejeki akhirnya bisa memeluk si Tecsun ini.

Nah, di kantor secara lokasi deket dengan A. Yani; dan rasanya seneng banget mendengarkan pembicaraan tower-pilot di segmen Air Band, apalagi barusan ada kecelakaan Sukhoi SuperJet 100…..

Minat? Beli dong….!