Late report dan late review, tapi no problem dah, biar sekalian komplit. Nah, hari Rabu-Legi, tanggal 2 Mei 2012, akhirnya yang ditunggu datang juga. BNIB, alias Brand New In the Box, Yaesu FT450D, kiriman agan Fitra, YD0NGA dari Versakom.

 Nah, baru seumur-umur inilah memiliki HF transceiver yang bener-bener gres; kalau flashback memori, HF transceiver pertama yang dimilikia adalah dari ICOM type IC-720A (dulu dibeli 2.5jt) yang sedikit banyak memberikan warna dan kenangan yang tentu tidak terlupakan. Ikutan kontes nasional dan internasional dan perkenalan dengan digimode juga dengan radio ini. Walaupun cukup berisik saat berpindah band, katanya lebih mirip mesin jahit, namun cukup powerful baik mode phone dan digimode. Sayang 720A sekarang sudah SK dan terpaksa sekedar jadi pajangan di room-shack.

Radio kedua, kondisi second alias bekas  seharga sesuai type-nya (4.5jt) akhirnya menggantikan IC-720A. Dari Kenwood TS450S cukup membanggakan. Kualitas audio yang lumayan mengiringi langkah ber-QSO baik phone maupun digimode.

Kondisi terakhir, nggak tahu kenapa fungsi CAT-nya ngambek. Dan teryata ada problem di interface TTL-nya (kata teknisi) sehingga fungsi CAT tidak sepenuhnya dapat dioperasikan. Dan rasanya, setelah terbiasa dengan fungsi CAT, akan sangat menderita lah kalau mengikuti kontes, persis seperti posting sebelumnya, ikutan contest EU Sprint yang high rate QSY-nya tanpa CAT. Bener dah!

Nah, dengan cerita yang sedikit bombastis ke YF, akhirnya mengajukan proposal untuk ‘pengadaan’ HF transceiver baru. Ya, baru aja dah, sesuai arahan sohib YB3TD, ngapain beli bekas yang nggak jelas kondisi radio-nya dan perlakuan pemilik sebelumnya, he he….

Nah, beberapa pertimbangan sebenarnya dan beberapa kandidat pertama yang dipilih dari keluarga Kenwood TS480 atau Yaesu FT857D dan FT450D. Nah, karena didorong pengin merasakan YaeComWood, akhirnya opsi diarahkan ke Yaesu (marketing banget dengan tag line : The DX-er choice) he he……

Nah, sisi menarik comparing FT857D vs FT450D sejatinya antara IF-DSP vs AF-DSP.  Dan dari beberapa review, ternyata lebih mengunggulkan teknologi IF-DSP, nah marilah kita coba. Untuk AF-DSP pada FT857D silakan tanya ke YB3TD.

FT450 sendiri ada beberapa varian: FT450, FT450AT dan akhirnya per tanggal 25 April 2012 dapat khabar dari Versakom akan datang FT450D menarik nih. Kalau dilihat dari website Yaesu mereka nyatakan FT450 dan FT450AT sudahdiscontinueddan digantikan oleh FT450D dengan sedikit improvement. Tetep dengan IF-DSP dan ditambahkan filter untuk CW dan glowing in the dark-nya panel control dan foot-stand.

Nah, jadilah pilihan ke FT450D yang terpaut 300 rb dibandingkan FT450AT (sssttt harga pasti via japri ya, takut YF); melengkapi trah 450 dari keluarga yang berbeda, dari Kenwood TS450S dan FT450D, ha ha…..

Ham-shack mesti di-relayout. Dibandingkan dengan TS450S ukuran FT450D lebih mungil, jadinya kombinasi yang mungkin adalah FT450D ditangkringkan di atas TS450 jadi manis dah; di samping LED monitor dan keyboard di depannya.

Testing pertama adalah dengan mengikuti ONN 40m; dan ternyata AutoTuner-nya FT450D nggak bisa ngejar nih rotary dipole yang ada. Jadi mesti dicek dulu ada apa dengan rotary dipole di band-40m; sementara kalau bekerja di 80m nggak masalah.

Uji dengar dengan alignment countour, dsp, dnr, notch, dan shift memang membutuhkan adaptasi yang lebih, karena terbiasa dengan kualitas ‘hifi’ Kenwood TS450S. Saya pribadi memberikan nilai kurang terhadap speaker internal Yaesu FT450D; namun apabila didengerin dengan headphone, wow, rasanya adem banget, dijamin dah bisa berlama-lama operate.

Nah, tantangan berikutnya adalah koneksi ke PC untuk fungsi CAT; nah menariknya FT450D sudah dilengkapi dengan male socket DB9 jadi tidak perlu neko-neko beli CAT cable yang lain; cukup sediakan straight serial cable atau kalau pakai USB langsung saja pakai USB to Serial converter.  Beberapa review mengatakan chip Prolific (kebetulan pakai BAFO USB-Serial converter) akan bermasalah, namun tadi malam dengan setting sedikit langsung dah dengan tambahan mini gender changer sudah bisa dikoneksikan dengan PC.

Software pertama yang diuji adalah HamRadioDeluxe versi terbaru; beberapa pengaturan yang perlu antara lain :

  • Sisi Radio FT450D
    • CAT RTS enable
    • CAT TOT 10
    • CATE RATE set ke 38400
  • Serial Port
    • Data bits 8
    • Parity None
    • Stop Bits 2
    • Flow control None
  • Sisi HRD
    • Pilih Yaesu
    • Pilih FT450
    • Select COM Port yang dipergunakan
    • Set Speed (sesuaikan 38400)
    • Check RTS

Sudah dah, akhirnya tersambung juga FT450D dengan HRD; dan yang lebih menarik hampir semua fungsi kontrol radio dapat dilakukan dari panel kontrol HRD termasuk tombol-tombol yang harus diaktifkan lewat tombol menu; fungsi DSP, volume AF, Mic Gain, Level Power Transmit tinggal digeser pada slider. Fully controlled by your mouse and your keyboard.

Nah, tantangan berikutnya adalah N1MM logger; nah dengan mengatur configurasi port sesuaikan dengan setting com port-nya, otosmatis, he he….N1MM connected dan fungsi logger berjalan dengan sempurna; hal yang belum ditemukan, sementara ini, untuk program MixW!

Next challenge adalah mengexplore untuk digimode….so stay tune postingan berikutnya!

Ini Yaesu-ku mana radio-mu…..ha ha…..