Berhubung pc/notebook masih dalam transisi dan menikmati lingkungan Ubuntu, dan walau sudah terinstall beberapa software logger, semacam CQR-log, namun masih memerlukan suasana yang akrab. Terasa benar interfacing N1MM sangat powerful di arena CQWPX kali ini. Nah, akhirnya ke alternatif berikutnya, kebetulan YF punya netbook seri Atom N450 yang berlayar 10″ dan terpaksalah ‘darurat’ dilakukan instalasi N1MM di netbook ini.

Problem berikutnya adalah dengan ukuran layar 10″ terasa benar rasa ketidaknyamanan-nya (dasar!). Beberapa window view yang mestinya tampil sempurna jadi tidak optimal. Kayaknya sudah butuh layar lebar nih untuk aktifitas kontesting.

Alhamdulillah, dimudahkan rejeki dari yang di Atas. Sore tadi sempet mampir di toko komputer yang menurut rekomendasi beberapa rekan termasuk berkategori bersahabat dengan kantong.

Beberapa pilihan masuk di dalam evaluasi komparasi; antara LCD dan LED, dan antara 15.6″ atau 18.5″, antara Acer, BenQ ataupun Samsung.

Namun akhirnya, dengan menimbang dan mengingat akhirnya memutuskan ‘meminang’ Samsung Sync Master BX1931, 18.5″ LED. Dan semalaman me-re-layout ruang radio sehingga si samsul eh samsung dapat bertenger dengan semestinya.

Uji coba dengan N1MM sangat lebar, asyik dah!

Nah pertanyaan berikutnya adalah apakah CPU yang dipergunakan juga HP Netbook N450? tentu tidak….he he…. si Acer 4720-Z sudah bermigrasi lagi ke XP (ha ha…) full loaded dengan Ham Application plus multimedia player, sehingga ruang radio bisa dah dipergunakan menikmati tampilan Megan Fox full dolby stereo dengan headset. si Acer cukup difungsikan sebagai CPU saja ditambah mouse dan keyboard USB eksternal.

Siapa bilang bahwa radio-shack harus limited seat dan berkategori ‘confined-space’?