skip teller

Disclaimer :

Mohon maaf, tulisan kali ini sangat mengandung material yang bukannya memotivasi, namun lebih cenderung memprovokasi dan menghasut.

Kalau kita mau berhitung, kira-kira berapa penggiat digital mode di YB-land? Digital mode di sini saya batasi pada live QSO, tidak ke sistem yang lain APRS. 100-an, 1000-an kah Amatir Radio Indonesia? Jawaban jumlahnya ternyata masih di bawah jumlah jemari tangan kita. Akan sangat ironis lagi kalau mau disurvey berapa lagi yang aktif  kontesting di mode ini….

 Beberapa kali membikin coret-coretan tentang digital mode dan sudah pula dilengkapi dengan beberapa survey [yang nggak pernah kembali, hehe…. nasib] beberapa kesimpulan awal kesulitan awal ber-digital mode antara lain, yang mungkin malahan jadi mitos:

  1. Harus mempergunakan HF Transceiver dan mode SSB.
  2. Harus mempergunakan interface serial COM atau USB komputer/notebook dan mahal.
  3. Hanya boleh digunakan tingkatan Penggalang dan Penegak?

Oke, dah… apakah mitos-mitos tersebut benar dan apakah perlu MythBuster? xi xi xi…..

Ceritanya iseng-iseng pula, berhubung tidak berlangganan majalah QST terbitan ARRL di W-land sana, kecuali ada yang mau berderma mensubcribe-kan diriku, he he….yang bisa dilakukan adalah membaca teaser-nya saja via internet. Oh, ada artikelnya KH6TY, Howard ‘Skip’ Teller di sana. QRZed KH6TY? KH6TY operator Howard ‘Skip’Teller adalah developer software Digipan, Digital Panorama dan cukup maniak pula di dalam upaya penyerbarluasan digital mode, khabarnya MixW merupakan kolaborasi juga antara Skip Teller dengan Nick, sehingga muncul MixW yang interface-nya sangat mirip dengan Digipan. Kerjasama terakhir dengan W1HKJ, melahirkan Fldigi untuk aplikasi NBEMS, Narrow Bandwith Emergency Message System. Di teaser-nya QST edisi Juni 2009, masih baru ya, ada tulisan Skip perihal Soundcard Interface untuk FM Transceiver yang menjadi topik tulisan kali ini.

Dengan googling akhirnya bisa didapatkan artikel Skip secara komplit di sini. Klik kanan dan save file pdf tersebut. Melihat artikel yang cukup provokatif pula, dan melihat design rangkaian yang sederhana cukup mudah untuk diaplikasikan.

Sebenarnya banyak rangkaian interface yang diaktifasi oleh voice, namun rancangan Skip ini lebih simple dan mudah.

Dengan rangkaian ini:

  1. Tidak diperlukan serial/USB interface sehingga setting COM/USB tidak diperlukan lagi.
  2. Bisa dipergunakan untuk FM Transceiver/HT yang tidak dilengkapi dengan VOX unit, sehingga tidak mesti harus mempergunakan HF Transceiver, seluruh tingkatan priviledge bisa mulai dan mempergunakan mode digital.
  3. Terbuka peluang mode digital yang lain, tidak sebatas mode psk, dan rtty…..

So, apalagi yang mesti ditunda untuk ber-digital-mode? Software tersedia gratis di internet, tersedia Digipan, FLDigi, MixW, dan lain-lain.

Simple Interface juga sudah tersedia, tidak lagi hanya untuk HF transceiver, namun dengan interface ini pula VHF/UHF FM Transceiver dapat mengaplikasikan mode ini.

Terima kasih kepada KH6TY, Howard ‘Skip’ Teller atas rancangan desain software dan interface. Kalau toh Amatir Radio di YB-land belum tergerak untuk ber-digitalmode, biarlah bang Oma Irama berkata : Terlaluuuuuuuuuuuuuu ……………….!!!!!!!!!