Setelah dua minggu lalu mengikuti EA Contest series di mode BPSK31, kali ini giliran mode RTTY, EA RTTY Contest. Exchange contest cukup simple; serial number untuk Non-EA, dan melihat analisa medan yang berbarengan dengan SP DX Contest maka cukup berani untuk ikutan di kelas All Band; walau efektif cuma available di 2 band; 20m dan 15m.

Karena baru demam dengan fasilitas Telnet dan dx-cluster saya coba fasilitas tersebut di lingkungan MixW apakah cukup ‘memanjakan’.

spot-dx-cluster-via-mixSebelum menikmati layanan Dx-cluster aktifkan dulu fasilitas internet . Klik telnet window dan jalankan script yang sudah tersedia via running script. Pilih salah satu script yang tersedia, semisal K1TTT. Seketika akan terkoneksi ke server K1TTT dan akan muncul dialog telnet yang akan memunculkan informasi plain text dx-cluster.

Untuk menampilkan informasi dx-cluster yang lebih rapi klik dx-cluster dialog, set pada setting informasi server dx-cluster yang akan diambil. Cobalah dengan setting server di dxsummit.fi. Setting juga dapat dilakukan untuk kustomisasi band yang akan diamati. Apakah seluruh band, atau spesifik band yang akan dipilih juga mode yang akan dipilih.

Juga bisa diatur waktu periode akses untuk mengambil data dx-cluster dalam  satuan waktu detik atau menit.

Pada dialog dx-cluster juga bisa dilakukan fungsi spotting ke dx-cluster. Klik toolbar send spot maka akan muncul field isian callsign yang akan di-spot lengkap dengan frekuensi kerja serta informasi/koment yang akan diberikan. Selain itu pula dapat pula diambil informasi dari WWV yang akan memuat data-data propagasi secara lengkap dari nilai SFI, A dan K indeks serta aktifitas badai/storm di matahari.

Menyitir ON4UM, John Devoldere, pada artikel Ethics and Operating Procedure on Amateur Radio, tujuan dx-cluster adalah untuk memberikan informasi station dx yang aktif dan pada frekuensi berapa dan merupakan bagian jaringan global, maka seyogyanya :

  • spot-lat dx-station yang berkategori langka.
  • perhatikan typo dan chek apakah station lain sudah memberikan spot terhadap station tersebut.
  • jangan memberikan self spotting terhadap aktifitas diri sendir di frekuensi.
  • disguised self spotting memberikan self support pada station yang barusan menjawab panggilan CQ kita.
  • bragging spot yang memberikan informasi yang memberikan kesan keberhasilan kita mendapatkan sebuah stasiun dengan komentar semacam : I finally did it….
  • Memberikan spot ke teman yang melakukan CQ-ing namun tidak mendapatkan jawaban dari stasiun lainnya.
  • Meminta seseorang untuk memberikan spot.
  • Memberikan komentar spot yang berisi pesan pribadi.
  • Menggunakan dx-cluster sebagai chat channel
  • dan Menggunakan callsign orang lain untuk memberikan spot.

Yah kayaknya memang harus berhati-hati terhadap fasilitas spot di dx-cluster. Saat kemarin CQ WPX SSB juga muncul kejadian yang agak lucu; sebuah stasiun dari F-land, mungkin sedikit error pada logger-nya kali, saat spot mesti muncul informasi yang berkategori disguised spotting setiap dia berhasil logging sebuah stasiun otomatis terpancar ke dx-cluster, sehingga banyak komentar minir terhadap aktifitas spotting-nya sebagai online logs…. hi hi…..

Eh, malah lupa terhadap EA RTTY contest-nya. Secara umum lumayan dah, tinggal ngikutin kondisi badan kayaknya. QSO dapat dilakukan pada dua band, 15 dan 20m dan akhirnya setelah mata pedas dan kecapean dapat ditutup sebanyak :

 Calls DXCC Prov JA W VE VK Points Mults
20m 106 22 1 10 3 1 0 210 37
15m 11 7 0 4 0 0 0 21 11
Total 117 29 1 14 3 1 0 231 48

Score: 231*48 = 11088
Lumayan dah…. mengobati EA PSK31 contest yang kemarin. Terima kasih kepada JH7FTQ dan OK2FM yang telah memberikan spot di dx-cluster hingga sedikit merasakan ‘pile-ups’ yang kata OM Rivai sebagai ‘ganja’ di mode RTTY.

Gracias muchos……. see you on the next band.