Beberapa kali bahkan sering mendapatkan sms yang menanyakan kondisi propagasi untuk kegiatan dx-ing, jam berapa, frekuensi berapa dan arah beaming kemana? ya sebenarnya saya bukan dukun yang mampu meramalkan kondisi propagasi untuk ber-dx-ing ria.

Sebenarnya ada banyak tools untuk melihat kondisi propagasi untuk kegiatan dx-ing, salah satunya adalah mendengarkan isyarat beacon dari NCDX Foundation dan IARU, cuma mungkin karena pirate station dan beberapa ‘oknum’ stasiun radio yang memancar secara sembarangan tidak berkaidah terhadap band plan atau pengetahuan tentang beacon itu sendiri terbatas, untuk apa dan di frekuensi berapa?

Tool lain yang mungkin bisa dipergunakan untuk me-ramal kondisi propagasi adalah mempergunakan software dari W6EL, Sheldon C Shallon yang tersedia secara gratis di internet.

Setelah download dan instalasi selesai dibutuhkan data lokasi stasiun radio dan kondisi SFI (Solar Flux Index) dan nilai K. Nilai SFI, A dan K dapat diperoleh di WWV.

Informasi dari WWV terdiri atas nilai SFI dan Nilai Indeks  K dan trending beberapa hari kemudian. Kemudian  lakukan setting lokasi stasiun radio berdasarkan koordinat Latitude dan Longitude (bisa dicari  dari Google Earth atau mungkin  pinjem GPS🙂.

Kemudian klik pada prediction tools dan masukkan lokasi yang akan dilihat prediksi propagasi-nya. Dalam contoh Prefix/Locator W-land sebagai Terminal-B karena kita pengin tahu kondisi propagasi dari stasiun YB2ECG ke W-land. Masukkan W atau pilih dari Atlas kemudian masukkan nilai SFI dan K-index yang sudah didapatkan terus klik OK(F9).

Program kemudian akan menghitung probabilitas kondisi propagasi pada frekuensi tertentu ke arah W-land (sebagai contoh), namun akan lebih mudah apabila dilihat dari grafik MUF (maximum usable frequency) berbasis waktu (UTC).

Grafik MUF di atas adalah dalam arah short path (jalur direct beaming) namun pula bisa ditampilkan grafik ke arah long path. Terlihat bahwa dengan SFI=65, K=2 propagasi ke W-land akan lebih baik probabilitas-nya pada segment low band.

Dengan multiple location (batch prediction) program dapat dijadikan sebagai acuan di dalam kegiatan kontesting atau dx-ing. Dari multiple prediction ini dapat disusun suatu ‘strategi’ kontes sehingga aktifitas kontesting dapat terarah sehingga kontes dapat efektif dan efisien.

Silakan mencoba!